Tugas Seorang Operator Alat Berat di Pertambangan

Belt Conveyor, Hydraulic Excavator, Bulldozer, Wheel Loader, Forklift dan Dump Truck adalah contoh alat-alat berat yang biasa digunakan di area pertambangan, yang dikendalikan oleh seorang operator.

Profesi operator alat berat bukanlah profesi yang bisa dilakukan sembarang orang, karena membutuhkan keahlian khusus. Apalagi jika profesi ini dilakukan di area pertambangan.

Apakah Anda tertarik dengan profesi ini? Jika iya, tentu Anda wajib tahu tentang segala hal terkait profesi ini. Di bawah ini kami telah merangkum informasi lengkap mengenai profesi ini.

Profesi Operator Alat Berat di Pertambangan

Operator untuk alat berat merupakan faktor penting dalam usaha pertambangan. Berikut ini segala hal yang perlu anda ketahui tentang profesi operator untuk alat berat di pertambangan.

Kemampuan yang Harus Dimiliki

Seorang operator alat berat di pertambangan wajib memiliki kemampuan sebagai berikut :

  1. Mengemudikan alat berat yang dibuktikan dengan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan klasifikasi B II. Untuk memiliki SIM B II, wajib memiliki SIM A selama minimal 1 tahun terlebih dahulu.
  2. Kemampuan dasar teknis analitik dan diagnostik bidang elektronik khususnya mesin alat berat.
  3. Kemampuan mengikuti arahan dan bekerja sama yang baik di lapangan.
  4. Pengetahuan yang memadai tentang area pertambangan, terutama soal risiko dan bahaya yang mungkin terjadi.

Tugas

Seorang operator alat berat di pertambangan memiliki tugas :

  1. Sebelum mengoperasikan alat, seorang operator alat wajib melakukan pemeriksaan standar rutin seperti, pemeriksaan bahan bakar dan oli.
  2. Mengoperasikan alat berat untuk aktivitas pertambangan sesuai spesifikasi pabrik asal alat berat, seperti excavator untuk menggali lahan tambang, belt conveyor untuk memindahkan material dari tempat yang satu ke tempat yang lain secara cepat, dan dump truck untuk mengangkut material.
  3. Melaporkan jika terjadi kerusakan alat berat pada pengawas lapangan.
  4. Menjaga kesehatan alat berat, dengan cara merawat dan memperbaiki ketika ada kerusakan. Dalam hal perawatan, operator wajib melakukannya sesuai standar pabrik sehingga hasilnya optimal. Sedangkan dalam hal perbaikan, lalu wajib bekerja sama dengan mekanik dan pabrik asal alat berat jadi tidak salah dalam penanganan.
  5. Bertanggung jawab dalam hal pengangkutan dan pengiriman, serta memastikan memarkir alat berat di area yang aman.
  6. Memastikan mesin alat berat dalam keadaan mati saat tidak digunakan, dengan memeriksa kunci masih terpasang atau tidak.

Upah

Profesi ini di pertambangan mungkin bukan profesi populer di kalangan masyarakat, tapi upah yang didapatkan tergolong tinggi. Di luar negeri misalnya, upah yang didapatkan operator untuk alat berat di pertambangan per tahun bernilai fantastis, dari level pemula sampai berpengalaman. Jadi, bisa dibilang profesi ini cukup menjanjikan untuk dijadikan sumber penghasilan.

Jenjang Karir

Sama dengan profesi lainnya, profesi ini memiliki jenjang karir. Jenjang karir pada profesi ini dimulai dari operator junior – operator senior – pengawas lapangan – penanggung jawab keamanan, hingga pelatih. Bila pengalaman dan pelatihan yang diperoleh cukup, bukan tak mungkin anda bisa mendirikan usaha pelatihan khusus operator untuk alat berat milik sendiri.

Itulah segala informasi terkait profesi operator alat berat di pertambangan. Di Indonesia sendiri, sektor tambang menjadi salah satu industri pemegang kendali perekonomian bangsa. Jadi, jangan ragu jika ingin memiliki profesi yang berkaitan dengan industri tambang, karena jelas akan sangat menguntungkan.

Sumber : https://www.agincourtresources.com/read-agincourt/tugas-seorang-operator-alat-berat-di-pertambangan/