Mempelajari Teknik Bernyanyi Yang Baik

ehidupan kita sehari-hari penuh dengan suara. Kita mendengar musik hampir di mana pun, kita mendapatkan informasi dalam bentuk suara, dan kita berbicara dengan pita suara untuk juga menghasilkan suara. Ketika kita sedang tidak berbicara, maka kita mendengarkan orang lain berbicara. Karena bahasa lisan adalah jantung dari komunikasi manusia, bahasa juga merupakan cara untuk mengekspresikan emosi melalui puisi, teater, dan lagu.

Bernyanyi
Teknik bernyanyi unisono dapat Anda coba untuk melatih vokal. Sumber: Pixabay

Tak diragukan lagi, musik telah menjadi bagian dari umat manusia sejak awal sejarah dan menemani kita di momen sedih dan momen bahagia.Menyanyi itu universal, di setiap era, segala peradaban, jenis kelamin, dan ras, memiliki jenis nyanyian dan musiknya sendiri.

Mari kita lihat berbagai cara menyanyi, dari rentang vokal terendah hingga tertinggi serta teknik vokal paling penting yang harus Anda pelajari.

Bagaimana cara bernyanyi dengan suara Bariton?

Dewasa ini, ketika kita memikirkan tentang penyanyi opera, ada beberapa kata yang sering muncul dalam setiap pembahasan. Contohnya seperti vokalisasi, rentang vokal, dan vibrato.

Vibrato adalah bagian penting dari seorang penyanyi opera dan bisa menambah kedalaman dan meningkatkan kualitas suara siapa pun. Faktanya, vibrato adalah bagian penting dari vocal timbre apa pun.

Umumnya, untuk membuat konsep ini sedikit lebih mudah dipahami bagi pemula, kita bisa membandingkan vibrato dengan getaran pada piano (atau instrumen lain yang juga memiliki getaran) ketika ada perpindahan yang cepat antara nada semitone atau nada penuh.

Namun, vibrato berbeda dalam beberapa hal Pertama, perpindahan dalam nada vibrato kurang dari semitone. Kedua, vibrato terjadi pada kecepatan yang jauh lebih cepat daripada instrument musik apapun

Tentunya penyanyi bisa memberikan getaran pada suara tapi pada tingkat yang lebih rendah daripada vibrato karena vibrato merupakan perpindahan yang cepat di antara beberapa notasi dan bukan hanya di sekitar satu notasi.

Unisono
Latihan secara konsisten adalah hal penting untuk seorang penyanyi. Sumber: Pixabay

Bisa dibilang kemampuan vibrato seseorang adalah bakat bawaan. Jika mereka masih muda dan berada pada performa maksimal, vibrato bisa dikuasai secara alami tanpa perlu ikut les menyanyi (jika mereka beruntung!).

Di sisi lain, pita suara cenderung tambah mengencang seiring waktu dan tidak bisa dihentikan dengan latihan vokal (meskipun bisa diperlambat). Semakin Anda tua, semakin sulit menemukan vibrato atau menirunya. Inilah sebabnya mengapa penyanyi opera, seperti halnya atlet profesional, memiliki karier yang pendek karena tubuh mereka tidak bisa selamanya mendukung karier.

Ketika membahas tentang cara bernyanyi, vibrato mengharuskan Anda untuk rileks dan latihan pernapasan yang banyak. Jika Anda ingin menguasai vibrato, Anda tidak boleh memaksakan diri sampai kelelahan.Anda harus menghindari suara serak!

Vibrato bisa membuat suara Anda terdengar bagus tanpa voice placement ataupun bernyanyi sempurna sesuai kunci. Teknik ini bisa membantu Anda menghindari replikasi recto tono murni dan keras, yang justru bisa terdengar lebih jelek jika Anda gagal.

Setiap penyanyi akan memiliki momen di mana modulasi ini tampak berlebihan seperti stereotip penyanyi opera populer. Tapi semua penyanyi pernah mengalami ini sehingga Anda tidak perlu malu. Bahkan penyanyi terkenal pun mulainya bernyanyi di kamar mandi hingga  akhirnya bernyanyi di studio rekaman.

Bagaimana Cara Mencapai Nada Tinggi?

Di Barat, bernyanyi dengan suara kepala atau falsetto adalah salah satu teknik bernyanyi tertua. Di sekolah musik mana pun dan siapa pun guru musik yang mengajar Anda, mereka semua sudah terbiasa dengan pemikiran itu.

Tapi, apa yang dimaksud dengan suara kepala?

Yaitu suara-suara yang dikeluarkan oleh kepala atau mulut sendiri, tanpa berteriak, tidak seperti suara dada yang membutuhkan partisipasi pernapasan diafragma. Untuk colortura, valour, dan volume yang lebih baik, tentunya memang menggunakan suara dada .

Di sinilah terjadinya revolusi opera abad ke-19 dengan kemunculan tenor. Berkat Rossini, C tinggi pada opera mulai banyak dinyanyikan dengan suara dada, hal ini menjadi sebuah fakta bahwa Verdi terus digunakan. Namun, tipe suara ini untuk tessitura tertentu dan untuk jenis penyanyi tertentu saja. Suara dada sangat umum di antara bariton dan bass.

Unisono adalah
Bernyanyi di atas panggung dapat meningkatkan adrenalin. Sumber: Visualhunt

Di sisi lain, pada rentang yang lebih tinggi, agar memiliki suara yang indah dan intonasi yang bagus, Anda harus tetap mengikuti suara kepala Anda. Rongga hidung, yang digunakan sebagai resonator, berfungsi bersama dengan laring, glotis, dan faring.

Anda perlu merawatnya dengan cara minum banyak air dan menghindari produk-produk yang bisa membahayakan organ tubuh penting ini (seperti produk susu, anggur, dan tembakau). Ini adalah jenis kisaran yang diharapkan bisa dicapai oleh para countertenor.

Gaya baroque, yang mencakup komposer seperti Handel, sering menggunakan jenis rentang vokal ini. Selain latihan vokal, belajar dari ahli patologi ucapan atau ahli foniatrik juga sering kali bisa memberikan banyak manfaat bagi penyanyi dewasa yang ingin bergabung dengan klub eksklusif countertenor abad ke-21.

Meskipun mengubah suara Anda bukanlah hal yang mudah, nada tinggi bisa dinyanyikan oleh sebagian besar penyanyi tanpa harus menjalani operasi. Setiap penyanyi akan berusaha untuk mencapai nada yang lebih tinggi lagi dengan bantuan pelatih vokal (tentunya setelah mereka menguasai nada yang lebih rendah).

Biasanya menjadi suara kepala dulu meskipun nantinya bisa menjadi suara dada Anda dengan sedikit usaha. Penyanyi yang hebat bisa memiliki tessitura yang sangat luas, seperti Luciano Pavarotti, yang sebagian besar perjalannya belajar sendiri.

Tutor kami bisa membantu Anda memahami suara campuran, suara ketiga yang terletak di persimpangan antara suara kepala dan suara dada, tetapi sebenarnya teknik ini dianggap sebagai teknik baru bagi beberapa orang. Pelajari semua trik dengan mengikuti kursus menyanyi online.

Cek di sini untuk les vokal Dangdut

Bagaimana cara menyanyikan suara yang lebih rendah?

Jika Anda bukan penggemar nada tinggi dan suara kepala, inilah caranya untuk mencapai nada rendah yang kuat. Memiliki suara dengan nada rendah berarti Anda bisa menginterpretasikan banyak lagu yang bervariasi.

Untuk penyanyi wanita, contraltos adalah istilah untuk mereka yang memiliki suara terendah. Untuk penyanyi pria, bass lah yang bernyanyi di rentang nada terendah. Warna vokal mereka sering disebut “heroik” dan sangat penting dalam musik romantis dan terlebih lagi ketika menyanyikan karya-karya Wagner.

Organ-organ di sekitar thorax beresonansi dengan kekuatan yang luar biasa. Tentunya jika Anda ingin bernyanyi dalam rentang vokal ini, Anda harus latihan pemanasan terlebih dahulu. Rentang vokal yang lebih rendah cenderung berfungsi hampir sama dengan suara dada.

Pernafasan diafragma jadi lebih penting daripada sebelumnya, artinya mungkin Anda butuh bantuan pelatih vokal atau guru privat.Selain itu, Anda harus berusaha merawat tenggorokan dan semua organ yang menyertainya.

Dewasa ini, Anda bisa mencari pelatih vokal di mana saja dan mempelajari kemampuan yang diperlukan dengan les privat atau berkelompok. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah belajar cara bernyanyi selaras. Tidak ada gunanya memperluas jangkauan vokal atau mengubah tessitura Anda jika Anda belum menguasai notasi dalam rentang Anda. Yang terpenting, jangan memaksakan diri dan jangan pernah menundukkan kepala saat Anda mencoba menyanyikan nada rendah.

Jangan bingung antara menyanyi dan berteriak. Buatlah suara Anda tidak terdengar seperti berteriak. Bayangkan suara Anda didengar oleh seseorang yang jauh dan bukan sekadar meningkatkan volume.

Dengan semua pengetahuan ini, kami sarankan Anda mencari seorang pelatih yang bisa membantu Anda belajar bernyanyi, meningkatkan jangkauan nada rendah, dan membantu Anda menghilangkan kebiasaan buruk.

Bernyanyi secara unisono
Mempelajari teknik vokal yang baik dapat mengembangkan jangkauan vokal Anda. Sumber : Pixabay

Suara Anda adalah instrumen, dan Anda perlu menjaganya dan mengembangkannya. contohnya dengan bernyanyi bersama grup atau pertunjukan.

Pemanasan vokal dan mengembangkan elocution adalah cara yang bagus untuk menghindari kehilangan suara dan membuat kemajuan.

Bagaimana bernyanyi secara unisono?

Jika sebelumnya membahas bagaimana cara bernyanyi dengan suara bariton, cara mencapai nada tinggi, dan menyanyikan dengan suara yang lebih rendah, sekarang kita akan mempelajari teknik baru dalam bernyanyi. Ketiga cara bernyanyi di atas merupakan teknik untuk mengembangkan bakat diri secara pribadi, berbeda dengan bernyanyi unisono.

Dari segi bahasa, unisono berasal dari bahasa Italia yang berarti uni yakni satu dan sono yakni suara sehingga unisono adalah satu suara. Teknik bernyanyi satu suara ini, tidak dapat dipraktekkan seorang diri. Bernyanyi dengan unisono  adalah sekelompok penyanyi yang bernyanyi pada nada yang sama (satu suara), mungkin akan mudah Anda temukan konsep ini dalam paduan suara. Sebuah grup vokal yang berusaha membawakan sebuah lagu di nada yang sama, itulah yang disebut dengan bernyanyi unisono.

Lebih dari itu, permainan beberapa alat musik yang dimainkan bersamaan pada nada yang sama juga dapat dikatakan unisono. Tentu untuk bernyanyi unisono bukanlah konsep yang mudah. Setiap individu memiliki karakter, range, dan timbre vokal yang berbeda, ketika diharuskan menyanyikan sebuah lagu secara bersamaan dengan nada yang sama adalah sebuah tantangan agar lagu tersebut dapat terdengar menjadi harmoni yang indah.

Untuk mencapai hal itu tentu diperlukan olah vokal yang baik. Beberapa latihan vokal yang perlu dilakukan penyanyi untuk meningkatkan kualitas suaranya adalah sebagai berikut;

Bernafas dengan irama

Latihan vokal ini bertujuan untuk latihan pernafasan. Sebagai seorang penyanyi, teknik pernafasan adalah teknik yang utama dan penting untuk dikuasai. Cara kerja bernafas dengan irama mulailah dengan bernafas pendek-pendek, kemudian Anda dapat lanjutkan dengan latihan nafas cepat selama 30 detik.

Jika sudah, Anda dapat mencoba untuk berlatih nafas panjang dengan irama lambat juga dalam kurun waktu 30 detik. Hingga pada latihan bernafas dalam-dalam secara tenang dan teratur selama 30 detik. Cara latihan yang demikian dapat meningkatkan kemmapuan Anda mengatur nafas.

Yang perlu disadari, dalam bernyanyi terdapat beberapa teknik pernafasan yang harus Anda kuasai, diantaranya pernafasan perut, pernafasan dada, dan pernafasan diafragma. Seorang penyanyi yang baik akan bijak mengatur pernafasan dalam bernyanyi.

Melatih dan menjaga pita suara

Pita suara adalah organ terpenting bagi seorang penyanyi.Jadi sangat penting untuk melatih dan menjaga pita suara agar tetap prima saat bernyanyi. Untuk hal itu, Anda dapat lakukan lip trill dan latihan vokalisasi. Untuk latihan lip trill ini berfokus pada produksi suara yang dihasilkan agar tidak cempreng.

Lip trill adalah cara menggetarkan bibir, mulai dengan tarik napas panjang sembari rapatkan bibir dan kemudian alirkan udara melalui celah bibir sehingga bibir bergetar. Anda juga dapat lakukan latihan ini sembari bernyanyi dengan latihan vokal.

Sedangkan cara latihan vokalisasi dimulai dari berdiri tegak dengan kedua telapak kaki merenggang dan bahu ditarik ke belakang. Selanjutnya, tarik napas panjang dan mulai bernyanyi dengan suara tebal. Dalam teknik ini, Anda dapat mencoba dengan kata-kata “Maa, mee, mii, moo, muu”. Lantunkan dengan nada.

Atur jadwal latihan konsisten

Bagaimanapun teknik Anda berlatih vokal, semua tergantung konsistensi Anda selama latihan. Yang perlu ditekankan adalah luangkan waktu setiap hari secara rutin dan lakukan latihan secara berulang. Anda dapat belajar dari tips penyanyi profesional, atau bahkan Anda berlatih bersama dengan guru vokal.

Anda juga harus berfokus untuk latihan intonasi serta artikulasi. Jangan sampai lewatkan lakukan pemanasan sebelum bernyanyi. Hal yang sederhana tapi memiliki dampak yang luar biasa. Jangan lupa mengistirahatkan suara Anda secara teratur dan ingatlah bahwa belajar teori musik bisa sangat bermanfaat bagi penyanyi dan mereka yang ingin belajar memainkan alat musik baik itu saksofon, gitar akustik, piano, dll.

Selalu latih diri Anda setelah pelajaran menyanyi dan yang paling penting, Anda harus menikmati semua prosesnya! Kesimpulannya:

  • Beberapa orang memiliki vibrato yang lebih baik daripada orang lain. Bisa dibilang vibrato seseorang adalah bakat bawaan.
  • Ingat, jangan pernah memaksakan suara Anda. Jika Anda merasa kelelahan, makaa istirahatlah. Pita suara dan organ tubuh lainnya adalah asset Anda yang amat berharga, dan oleh karena itu Anda harus menjaganya. Minumlah air putih yang banyak agar tenggorokan Anda tidak kering
  • Pita suara setiap orang akan mengencang seiring bertambahnya usia, itulah sebabnya semakin Anda tua, semakin sulit untuk menemukan vibrato. Meskipun bisa diperlambat dengan latihan vocal, tapi pengencangan pita suara tidak bisa dihentikan

Sumber : https://www.superprof.co.id/blog/latihan-vokal-untuk-penyanyi/